Manfaat dan Kandungan ASI (Air Susu Ibu) yang Perlu Bunda Tau!

By | October 27, 2017
Bayi Masa Pemberian ASI

Bayi Masa Pemberian ASI

Bayi juga membutuhkan makanan dan minuman untuk kelangsungan hidupnya. Untuk bayi yang baru lahir, dia cukup diberi ASI saja. Itu sudah bisa memenuhi kebutuhan makan dan minumnya sehari-hari. ASI atau Air Susu Ibu merupakan makanan pertama dan yang paling utama untuk seorang bayi. ASI tentu lebih praktis karena tidak memerlukan tempat

Penyimpanan khusus dan bisa diberikan kapanpun bayi Anda mau. Selain itu, ASI juga steril dan tidak mudah terkontaminasi.

Ada berbagai macam zat gizi yang terkandung di dalam ASI, di antaranya adalah sebagai berikut.

1. Kolostrum. Kolostrum mengandung protein, vitamin A, karbohidrat, dan lemak. Kolostrum juga mengandung imunoglobulin A sehingga berfungsi juga sebagai zat kekebalan alami. Kolostrum ini terkandung dalam tetesan ASI yang paling awal sehingga Anda harus memberikannya kepada bayi Anda dan jangan dibuang.

2. Sekretori lgA. Ini merupakan zat yang dapat menghancurkan bakteri dan berbagai virus merugikan di dalam sistem pencernaan.

3. Laktoferin. Zat ini merupakan sejenis protein yang dapat mengikat zat besi pada sistem pencernaan.

4. Lisosim. Ini merupakan enzim yang dapat melindungi bayi dari bakteri dan virus yang berbahaya.

5. Brochus Asociated Lympocyte Tissue (BALT) dan Cut Asociated Lympocyte Tissue (GALT), yaitu zat antibodi untuk saluran pernapasan.

6. Mammary Asociated Lympocyte Tissue (MALT), yaitu antibodi pada jaringan payudara ibu.

7. Whey dan Kasein. Kedua zat ini sangat berguna pada proses penyerapan protein di dalam tubuh.

8. Taurin. Merupakan turunan asam amino yang berfungsi sebagai neurotransmitter atau penghubung antarsaraf yang dapat membantu perkembangan otak bayi.

9. Asam Arakidonat (Arachidonic Acid/AA) dan Asam Dokosaheksaenoat (Docosahexaenoic Acid/DHA). Merupakan asam lemak tak jenuh yang membantu mengoptimalkan pembentukan sel-sel otak.

ASI pada umumnya bisa diberikan hingga usia bayi mencapai 2 tahun. Namun sekarang, masa pemberian ASI ini dibagi menjadi 2 periode. Yang pertama adalah periode ASI eksklusif yaitu pemberian ASI pada bayi mulai dari lahir hingga usia 6 bulan. Setelah itu, ASI diberikan disertai dengan makanan pendamping ASI, biasanya dari usia 6 bulan hingga 2 tahun.

Seiring bertambahnya usia bayi, ia pun mengalami pertumbuhan dan perkembangan sehingga kebutuhan nutrisinya pun akan semakin bertambah. Jadi, selain ASI bayi juga perlu makanan tambahan lainnya.