Tahapan Perkembangan Anak Usia 4 5 Tahun

By | October 22, 2017

Pada usia 4-5 tahun, anak mengalami perkembangan yang sangat pesat, yaitu:

1. Anak sudah dapat berbahasa, berkomunikasi dengan lancar, mendengarkan dengan baik, serta menyatakan keinginan-keinginannya.

2. Anak semakin banyak mengenal nama-nama benda, warna, nama-nama orang, dan memiliki daya ingat akan jalan atau alamat tertentu yang sering dilewati, misalnya jalan ke pasar, jalan ke rumah temannya, jalan ke rumah neneknya, dan lain-lain.

3. Anak semakin pintar dan kritis. Ia tahu apabila dibohongi tanpa alasan yang masuk akal. Ia sudah dapat menyalahkan orang lain apabila orang lain melakukan suatu kesalahan. Ia sudah tahu waktu malam, siang, pagi, waktunya nonton film tertentu di saluran televisi tertentu, jam berangkat atau pulang kerja orang tuanya, jam sekolah, dan lain-lain.

4. Anak sudah tahu pesan dari orang tua hal yang baik, buruk, yang dilarang, dan yang tidak dilarang, walaupun kadang ia melanggarnya. Anak juga memiliki rasa malu. Jika ada tamu atau temannya yang datang, ia meminta mandi (jika belum mandi), dan ketika tidak memakai celana, ia segera memakai celana kemudian menemui temannya.

5. Anak aktif butuh bermain dengan teman sebayanya. Kakinya aktif , berjalan dan berlari ke mana-mana dan tangannya aktif melakukan sesuatu hal (mencoret-coret, menumpuk-numpuk benda, mengangkat kursi untuk mengambil sesuatu, menggunting-gunting, mengiris-iris dengan pisau, dan lainlain).

6. Anak sudah memiliki kebutuhan berkompetisi (ingin sampai duluan dalam berlari, ingin hasil mainan yang dibuatnya lebih baik dari yang lain, ingin menang dan lebih baik). Anak memiliki rasa tidak ingin dikalahkan atau tidak mau dikatakan buruk.

7. Keseimbangan tubuh anak cukup baik. la dapat meloncat, naik tangga, memanjat, dan lancar bersepeda roda empat atau roda tiga. Namun ada juga anak usia 5 tahun sudah lancar naik sepeda beroda dua (sepeda kecil).

8. Kadang anak berpura-pura, berbohong, dan mampu bercanda dengan orang dewasa. Misalnya, anak mengatakan, “Saya bersedia mandi asal diberi es dahulu.” Setelah anak menghabiskan sepotong es, ia menolak untuk diajak mandi.

9. Anak sering menanyakan hal-hal atau benda-benda yang belum ia ketahui nama dan gunanya.

10. Anak sudah dapat membuat rencana sederhana, misalnya mandi dahulu, lalu makan, kemudian ke sekolah dengan seragam tertentu. Atau dapat juga membuat rencana bermain, rencana menggambar, dan kencan untuk bermain bersama (misalnya, seorang anak kencan dengan teman sebayanya dengan mengatakan, ”Nanti sore aku ke tempatmu ya, kamu jangan pergi. Kita bermain robot-robotan ya!”).

11.Anak sudah mampu menerima nasihat atau saran asalkan diberi alasan yang masuk akal secara baik-baik.

12. Anak senang dipuji, tidak suka dihina, suka diberi hadiah, suka dibawakan oleh-oleh, dan kadang ada yang memiliki rasa iri.

13. Anak tahu hal-hal yang membahayakan dan yang tidak walaupun masih ceroboh. Misalnya, jika hujan anak akan mengambil payung untuk pergi bermain di halaman, takut kena api, dan jera melakukan sesuatu apabila hal itu pernah membuatnya sakit.

14. Anak sudah mampu bergaya, memakai kacamata, memakai jaket, memilih pakaian yang dianggap bagus, memakai ikat pinggang, merapikan rambut, dan lain-lain.

15. Anak lebih berdisiplin daripada tahun sebelumnya. Sudah dapat diajak salat di masjid, salat berjamaah di rumah, walaupun salatnya kurang sempurna, bahkan hanya duduk menunggui di sampingnya. Namun berbeda dengan usia 2 atau 3 tahun, jika anak di ajak ke masjid ia cenderung bermain sendiri, berlari ke sana kemari, bahkan menangis mengajak pulang sebelum waktunya.